KUALA PEMBUANG – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan Kabupaten Seruyan di tingkat provinsi. Dua pelajar terbaik dari SMAN 1 Kuala Pembuang sukses menembus jajaran 10 besar dalam ajang seleksi Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan National Schools Debating Championship (NSDC) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026.

Prestasi gemilang ini diraih setelah melalui persaingan ketat melawan ratusan orator muda terbaik dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.

Di kategori LDBI (Lomba Debat Bahasa Indonesia), siswa atas nama Sandy Maulana sukses menyabet peringkat ke-7 dari total 132 peserta yang berkompetisi. Kemampuan Sandy dalam menyusun mosi, menganalisis argumen, dan mempertahankan sudut pandangnya di hadapan dewan juri berhasil membawanya menjadi salah satu pembicara terbaik di tingkat provinsi.

Sementara itu, prestasi yang tidak kalah membanggakan datang dari kategori NSDC (National Schools Debating Championship). Berdebat menggunakan bahasa Inggris, Azizah Nur Maulida Wibowo berhasil mengamankan peringkat ke-8 dari total 93 peserta se-Kalimantan Tengah. Kemampuan analisis taktis dan kefasihan berbahasa Inggris yang ditunjukkan Azizah berhasil memukau para juri dalam kompetisi sengit tersebut.

Kepala SMAN 1 Kuala Pembuang mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta kerja keras yang telah ditunjukkan oleh Sandy dan Azizah, begitu pula dengan guru pembimbing yang telah setia mendampingi proses latihan dan memberikan arahan peningkatan prestasi pada tahun selanjutnya.

"Pencapaian ini membuktikan bahwa siswa-siswi dari Kuala Pembuang memiliki daya saing yang sangat tinggi, bahkan mampu bersaing ketat di tingkat provinsi. Masuk dalam jajaran 10 besar dari ratusan peserta bukanlah hal yang mudah. Kami berharap prestasi Sandy dan Azizah dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus mengasah kemampuan berpikir kritis dan berani tampil di ajang-ajang bergengsi," ungkapnya.

Pencapaian luar biasa di ajang LDBI dan NSDC tahun 2026 ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi SMAN 1 Kuala Pembuang untuk terus melahirkan generasi orator dan pemikir kritis yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa depan.